Jumat, April 24, 2026
  • Tentang Kami
  • Periklanan
  • Karir
Lensaparlemen.com
  • Parlemen
  • Nasional
  • Pemerintah
  • Berita Daerah
    • All
    • Lintas Jawa
    • Lintas Nusa
    • Lintas Sumatera

    Santuni 40 Yatim Piatu, Squad 05 Komitmen Perkuat Silaturahmi dan Saling Membantu.

    Rumah Semi Permanen Kembali Terbakar di Kapuk Muara

    Rumah Semi Permanen Kembali Terbakar di Kapuk Muara

    Sekjen PKS Minta Para Anggota DPRD PKS Bekerja Lebih Cekatan Menghadapi Pemilu 2024

    Sekjen PKS Minta Para Anggota DPRD PKS Bekerja Lebih Cekatan Menghadapi Pemilu 2024

  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Login
No Result
View All Result
Lensaparlemen.com
Home Nasional

Peran Ormas Islam Banyak yang Belum Disinggung

Suranto by Suranto
Oktober 29, 2020
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Peran Ormas Islam Banyak yang Belum Disinggung
0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

Berikan masukan kepada buku yang diluncurkan oleh The Centre for Strategic and International Studies (CSIS) “Indonesia dan COVID-19: Pandangan Multi Aspek”, wakil Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Rahmawati Husein menyebut, pembahasan tentang peran organisasi sosial keagamaan masih kurang.

 

Related posts

Seminar Cyber Freedom: Bangkitkan Semangat Kepahlawanan, Lawan Ancaman Siber

Seminar Cyber Freedom: Bangkitkan Semangat Kepahlawanan, Lawan Ancaman Siber

November 12, 2024
Ketua DPRD DKI Jakarta Komitmen Perjuangkan Beasiswa Pendidikan Warganya Ke Luar Negeri

Ketua DPRD DKI Jakarta Komitmen Perjuangkan Beasiswa Pendidikan Warganya Ke Luar Negeri

Oktober 13, 2024

Terkait dengan civic engagement atau keterlibatan publik, Muhammadiyah sebagai organisasi sosial keagamaan memiliki resources untuk berperan dalam penanganan pandemi covid-19. Bahkan, menurut Ama, Muhammadiyah juga memiliki tim gugus tugas yang diberi nama Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC).

 

“Memotret Civic engagement, Muhammadiyah sendiri termasuk di MDMC tidak bekerja sendiri,” ucap Rahmawati dalam acara Peluncuran Buku: Indonesia dan COVID-19: Pandangan Multi Aspek dan Sektoral yang diselenggarakan oleh CSIS secara webinar pada Selasa (27/10).

 

“Di Muhammadiyah sampai oktober ini saja sudah mengeluarkan lebih dari Rp. 300 M sampai Rp. 312 M, itu di luar Rumah Sakit. Itu yang dikeluarkan oleh Perguruan Tinggi Muhammadiyah, kemudian yang didapatkan dari Lazismu, sumbangan perorangan, sumbangan enatura,” imbuhnya.

 

Kepada buku yang diluncrukan oleh CSIS, Rahmawati menyarankan supaya memperbanyak pembahasan yang dilakukan pada aspek sosial kegamaan. Menurutnya, peran besar yang dilakukan oleh organisasi sosial keagamaan Muhammadiyah dalam penanganan pandemi sekarang ini sangat signifikan.

 

Di Muhammadiyah terkait dengan penanganan pandemi covid-19 bukan hanya semata berperan dalam urusan dana, melainkan yang tidak kalah penting adalah terkait dengan kebijakan. Kebijakan yang diterapkan oleh Muhammadiyah begitu luas menyasar semua bidang Amal Usahanya, yang bertujuan untuk menyelamatkan jiwa manusia.

 

“Jadi isu-isu tentang dukungan itu menjadi sangat penting, hubungan antara pemerintah dengan civil society dalam hal ini organisasi itu bisa menjadi cerita-cerita menarik, karena tiap daerah itu berbeda-beda,” urainya.

 

Sampai sejauh ini Muhammadiyah dan ‘Asiyiyah telah ikut berperan serta dalam penanganan pandemi covid-19, dan sebanyak 80 Rumah Sakitnya ikut dihadirkan sebagai solusi untuk masalah pandemi. Meskipun meliputi banyak aspek, masalah pandemi tegas Ama, sebagai leading sectornya adalah bidang kesehatan.

 

Selain itu, yang bisa dilakukan oleh organisasi sosial adalah terkait dengan tindakan prefentif dan promotif. Tindakan ini bisa melibatkan resources yang dimiliki oleh organisasi terkait, artinya semua pihak bisa ikut berpartisipasi dalam penanganan wabah pandemi covid-19 sesuai dengan kemampuan masing-masing.

 

“Dukungan pendanaan juga harus disinggung di buku, padahal pendanaan itu menjadi persoalan yang serius. Misalnya ada di bagian ekonomi dan tenaga kerja, tetapi pendanaan untuk penanganan bencana-dampak bencana itu cukup besar,” tegas Rahmawati.

 

Dosen Universitas Muhammadiayah Yogyakarta ini memberikan catatan, bagi buku kedua yang jika akan diluncurkan lagi oleh CSIS untuk ditambahkan pembahasan mengenai strategi kerjasama dengan asing, pelibatan masyarakat, dan strategi multipihak. Ama berasalan, karena peran multipihak itu dilakukan dengan komplit.

 

“Tidak hanya strategi dalam arti kebijakan, tetapi strategi sebagai praktik baik.Best practice and lesson learn dari yang dilakukan oleh multipihak ini penting, karena bisa dijadikan masukan bagi pemerintah kedepannya kalau ada pandemi yang serupa,” jelas Rahmawati.

 

Ia berharap, upaya yang antisipatif, inovatif, dan inisiatif perlu dikembangkan dalam strategi kebijakan untuk mengurangi pandemi dan masalah serupa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. (a’n)

Previous Post

KH Maimoen Zubair dan Sumpah Pemuda

Next Post

PKS Minta Drama Pasal 46 UU MIGAS dalam RUU CIPTAKER Diusut Tuntas

Next Post
PKS Minta Drama Pasal 46 UU MIGAS dalam RUU CIPTAKER Diusut Tuntas

PKS Minta Drama Pasal 46 UU MIGAS dalam RUU CIPTAKER Diusut Tuntas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita Daerah
  • Ekonomi
  • Lintas Jawa
  • Lintas Nusa
  • Lintas Sumatera
  • Nasional
  • Olahraga
  • Parlemen
  • Pemerintah
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

#baladumkm #disparsumbar #kabupatentanahdatar #MakinCakapDigital #LiterasiDigital #SiberKreasi #DigitalCulture #DigitalEtihcs #DigitalSkills #DigitalSafety #LiDigSumatera1 #pemkotdepok #sandiagauno #tanahdatar Ahmad Yohan BIM BSA Corona Corona di Kota Depok Depok Dinas Pariwisata Pemprov Sumatera Barat Dispar Sumbar Dkr kota depok DPR RI Ekraf dan UMKM khas Ranah Minang Hj Nur Azizah Indonesia Kadistan Toli Kemenparkraf Kementan Kementerian Pariwsata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Komisi VIII Nur Azizah Kundapil Nur Azizah Tamhid NTB NTT Nur Azizah Tahmid Nur Azizah Tamhid PB ISSI PKS Reses Nur Azizah Tamhid Sandiaga Uno Sekda kota depok Sumatera Barat Sumbar Tasrif SH MH TdS 2021 Tolitoli Tour de Singkarak Tour de Singkarak (TdS) 2021 Tourism UMKM Wali Kota Depok

POPULAR NEWS

  • Muhammadiyah Memberi Masukan Kepada Pemerintah Hadapi Covid-19

    Muhammadiyah Memberi Masukan Kepada Pemerintah Hadapi Covid-19

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Syafril Pakar Pendidikan; Mendikbud Gagap Menghadapi Covid-19

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • CANTIKNYA BUKIT MUHAMMADIYAH DI MANGGARAI BARAT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Ribu Guru P3K Akan Kepung Kemendikbudristek, Apa Tuntutan Mereka?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotel Triza: Akomodasi Yang Nyaman di Kota Painan Kabupaten Pesisir Selatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Lensaparlemen.com

Ikuti Lensa Parlemen

Berita Terbaru

  • Ekonomi Sosial Berbasis Wakaf Produktif sebagai Instrumen Pembangunan berkelanjutan
  • (tanpa judul)
  • Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi Baru, Capai Rp 2,1 Jutaan per Gram
  • Tentang Kami
  • Periklanan
  • Karir

© 2020 Tim LensaParlemen.com

No Result
View All Result
  • Parlemen
  • Nasional
  • Pemerintah
  • Berita Daerah
    • Lintas Nusa
    • Lintas Jawa
    • Lintas Sumatera
  • Olahraga
  • Ekonomi

© 2020 Tim LensaParlemen.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In